- Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg Desa Muara Sungai
- GEBRAK RUTILAHU DI PRABUMULIH : WALI KOTA LAPORKAN PERBAIKAN 100+ RUMAH DAN PERCEPATAN INFRASTRUKTUR
- WALI KOTA PRABUMULIH APRESIASI AZKO BAGIKAN 1.000 LAMPU LED UNTUK WARGA MUARA DUA BARAT
- Posyandu Rutin dan Pembagian Makanan Tambahan untuk Bayi, balita dan lansia Desa Muara Sungai
- Semarak Jambore Cabang III, Wali Kota Prabumulih Kobarkan Semangat Pramuka Generasi Emas
- Sentuhan Kepedulian di Karang Jaya, Wali Kota Prabumulih Hadir Membawa Harapan bagi Warga
- WALI KOTA PRABUMULIH AUDIENSI KE KEMENTAN RI, DORONG PENGEMBANGAN BUDIDAYA PERTANIAN 2026
- BANTUAN ATENSI KEMENSOS DIGULIRKAN, LANSIA DAN ANAK DI PRABUMULIH JADI PRIORITAS
- WALI KOTA PRABUMULIH TINJAU LANGSUNG KEBAKARAN DI MAKAM PUYANG GUNUNG IBUL, PASTIKAN PENANGANAN CEPA
- PELAYANAN IMUNISASI ORI CAMPAK DESA MUARA SUNGAI
Dari Pangkul ke Gunung Ibul : Linda Apriana Arlan & Nuning Mulya Franky Dukung Inovasi Lokal Serat D
Dari Pangkul ke Gunung Ibul : Linda Apriana Arlan & Nuning Mulya Franky Dukung Inovasi Lokal Serat Daun Nanas Jadi Produk Kreatif
Prabumulih – Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan didampingi Wakil Ketua TP PKK Nuning Mulya Franky melakukan kunjungan ke kebun nanas di Desa Pangkul, Jumat (18/4). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung potensi pertanian lokal serta mendorong pengembangan produk olahan dari tanaman nanas.
Baca Lainnya :
- Tim Penggerak PKK Prabumulih Gencarkan Kolaborasi dan Pelatihan untuk Realisasi 10 Program Pokok0
- PRABUMULIH – Bappeda Prabumulih mengelar Konsultasi Publik dan Musrenbang LKPD 2026 di Gedung Kesen0
- POSYANDU TERPADU ILP MERPATI Desa Muara Sungai Kamis, 20 Maret 20250
- PALEMBANG – Bertempat di Novotel Palembang, acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Pemb0
- Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota 0
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Linda Apriana bersama Nuning Mulya berdialog langsung dengan para petani setempat mengenai berbagai potensi olahan nanas, tidak hanya dari buahnya tetapi juga dari serat daun nanas. Dalam diskusi hangat itu, terungkap bahwa serat daun nanas memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena dapat diolah menjadi bahan dasar pakaian, tas, dompet, hingga aneka kerajinan tangan.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas petani dan pelaku usaha lokal yang terus berinovasi. Serat daun nanas ini luar biasa, bisa menjadi produk unggulan Prabumulih,” ujar Hj. Linda Apriana.
Usai meninjau kebun, rombongan melanjutkan kunjungan ke sentra tenun serat daun nanas milik Ibu Rita Mulyadi yang berlokasi di Jl. Cendrawasih, Kelurahan Gunung Ibul. Di tempat tersebut, Hj. Linda dan Nuning Mulya menyaksikan langsung proses pengolahan serat daun nanas menjadi benang dan produk tenun berkualitas tinggi.
Sentra tenun "Riady" milik Ibu Rita menjadi contoh nyata keberhasilan pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini pun menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.





